Selasa, 15 September 2015

Pendidikan Anak (Bagian Ke-1)

🏡〰〰👣〰⏳👣〰☔👣〰〰🏡

🍥🍭PENDIDIKAN ANAK🍭🍥
🎯(Bagian Ke-1)

🌳Mendidik anak itu suatu hal yang sulit. Maka para pendidik sangat membutuhkan kesabaran dan siasat (kecerdikan). Diantaranya, sebagian anak ada yang butuh perlakuan lembut, ramah dan tidak suka dibentak-bentak dan jika diperlakukan dengan kebalikannya dari hal itu, maka ia pun akan lebih sulit.

🍄Sementara sebagian anak yang lainnya mungkin perlu untuk diperlakukan keras dengan tetap pada batas kewajaran dan jika berlebihan, maka akan menjadikan si anak lebih sulit dan tidak patuh arahan kedua orang tuanya.

💎Kita memohon kepada Allah سبحانه وتعالى semoga mengkaruniakan kepada kita kebaikan pemeliharaan dan tanggung jawab yang besar, yang berada di pundak orang tua.

Allah سبحانه وتعالى  berfirman :

 {….  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَار}
~التحريم : ٦~
   
 “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…” [AT-Tahrim : 6]

📖 Di dalam Ash-Shahihain dari hadits Abdullah bin Umar رضي الله عنهما ia berkata : Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

,,كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ فَالْأَمِيرُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوجِهَا وَهِيَ مَسْئُولَةٌ وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ أَلَا فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُول,,ٌ   

“Kalian semua adalah pemimpin dan kalian semua akan dimintai pertanggungjawaban, seorang imam adalah pemimpin dan ia nanti akan dimintai pertanggungjawaban, seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia nanti akan dimintai pertanggungjawaban, seorang wanita adalah pemimpin di dalam rumah suaminya dan ia nanti akan dimintai pertanggungjawaban, seorang budak adalah pemimpin atas harta majikannya dan ia nanti akan dimintai pertanggungjawaban, ketahuilah kalian semua adalah pemimpin dan kalian semua akan dimintai pertanggungjawabannya”.

🌾Di samping itu, haruslah kerjasama antar suami dan istri dalam mendidik anak. Jika salah satu meremehkan kewajiban ini, niscaya akan terjadi kekurangan pada sisi yang semestinya ia harus berperan, kecuali bila Allah menghendaki lain.

📶 Kemudian dalam mendidik anak haruslah menyesuaikan dengan tingkatan (tahapan) dan pemahaman seorang anak, dan perhatikanlah (wahai saudariku) perkara itu.

Misalnya sebagai berikut :

🎀1⃣ Tahap Pertama :
Membimbing anak mengucapkan lafazh Allah عزوجل sambil memberi isyarat dengan telunjuk  ke langit.

🎀2⃣ Tahap Kedua :
Jika memberi sepotong roti atau yang lainnya, berikanlah dengan tangan kanan.

🎀3⃣ Tahap Ketiga :
Jika makanan masih panas, janganlah engkau meniupnya supaya dingin, karena Nabi صلى الله عليه وسلم melarang bernafas dalam tempat makanan atau minuman.

👓 Seandainya si anak melihat orang yang melakukan itu, niscaya dengan cepat ia akan menirunya. Demikian juga dalam perkara lainnya. Semua ini merupakan bukti kebenaran sabda Nabi صلى الله عليه وسلم :

,,  كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَ الفِطْرَةِ فأَبَوَاهُ يُهَوِّ دَانَهُ أَوْيُنَصِّرَانَهُ أَوْيُمَجِّسَانِهِ,,

“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, kedua orang tuanya yang akan menjadikannya Yahudi, Nashrani dan Majusi”.

📖 Dalam Ash-Shahih Muslim dari hadits ‘Iyadh bin Himar رضي الله عنه, ia berkata “Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda : Allah سبحانه وتعالى  berfirman :

,, إِنِّي خهَلَقْتُ عِبَادِيْ حُنَفَاءَفَاجْتَا لَتَهُمْ الشَّيْطَانُ ,,

“Sesungguhnya aku menciptakan hamba-hambaku dalam keadaan lurus (bertauhid), kemudian para syaithan mengelilingi mereka”.

⏪Bersambung...إن شاء الله⏩

👓📕Sumber :
Kitab Nashihatiy Lin-Nisaa' karya Ummu 'Abdillah Al-Wadi'iyyah  حفظها الله

🎀مجموعة روضة الأطفال🎀

Bagi yang ingin mengambil faedah dari postingan RA yang telah lalu, antunna dapat mengunjungi blog kami :

🔗 http://tamananakshalih.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar